Category: Artikel

Jul 20 2010

Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk Anda Laris Manis

Anda punya produk, tapi sulit untuk menjualnya. Betul begitu? Tenang. Terimalah terlebih dulu kenyataan ini. Yang penting anda tidak sampai berputus asa dan selalu ACTION untuk mengatasinya. Yakinlah selalu ada jalan keluar untuk setiap persoalan anda.

Menjual di zaman sekarang lebih rumit. Karena boleh dikata setiap orang sebenarnya telah menjelma menjadi marketer. Sehingga persaingan begitu sengit dengan limpahan produk yang tak terkendali. Tapi tak perlu khawatir. Kali ini saya ungkap langkah-langkah mudah dan teruji membuat penjualan produk anda laris manis. Apa sajakah itu? Mari kita simak bersama…

Tadi saya katakan kalau setiap orang sebenarnya telah menjelma menjadi marketer. Ya, memang betul begitu! Bukan cuma sales yang biasa datang dari rumah ke rumah, yang disebut marketer. Tapi apapun yang anda geluti sekarang, pada hakikatnya anda adalah marketer.

Kalau anda ahli komputer, maka anda me-marketing-kan keahlian komputer anda agar mendapatkan konsumen. Jika anda karyawan bagian teknik yang sama sekali tak ada kaitannya dengan bagian marketing sekalipun, anda sebetulnya tetap mengemban fungsi marketing dalam tugas anda. Misal ambil contoh pekerjaan anda tak beres dan membuat klien perusahaan anda tak puas. Apa akibatnya?

Jelas dengan mudah klien itu memvonis kalau perusahaan tempat anda bekerja tak bagus, dan klien itu mungkin hengkang ke perusahaan lainnya. Masih untung kalau klien tersebut tutup mulut. Tapi kalau klien itu koar-koar kepada perusahaan lainnya, maka alamat buruk bagi masa depan perusahaan anda. So?

Yah, maka memiliki kemampuan marketing amat penting bagi siapapun. Apalagi bagi anda yang berkecimpung di bisnis internet. Mutlak hal ini harus dimiliki. Nah, kini saya sampaikan langkah-langkah pendekatan menjual produk (atau layanan) anda agar laris manis.

1. Komunikasi pertama kali menjadi kunci.
Saat berhubungan pertama kali dengan calon konsumen anda, biasanya anda langsung mencoba menawarkan produk anda. Bahkan dengan cara yang menggebu-gebu. Ini keliru! Yang pertama anda lakukan harusnya membuat mereka merasa nyaman terlebih dulu dengan kehadiran anda. Calon konsumen biasanya langsung memasang “tameng” begitu tahu anda mencoba menawarkan sesuatu. Bagaimana mereka mau membeli, kalau kehadiran anda saja membuat mereka tak nyaman?

Kuncinya jalin hubungan dengan mereka dulu. Sering kirim email, kontak lewat YM, atau SMS bisa memperkuat hubungan anda.

2. Cari apa yang membuat mereka tertarik.
Cobalah mengidentifikasikan diri anda dengan mereka. Cari kesamaan antara anda dan calon konsumen anda. Apa yang paling membuat mereka berminat? Gunakan minat mereka itu sebagai jalur pendekatan hubungan personal dan marketing anda.

3. Tawarkan
Akhirnya, tawarkan produk atau layanan anda. Tak perlu takut ditolak. Penolakan itu hal yang wajar. Dan kemungkinan yang anda terima dari penawaran memang hanya dua, kalau tidak ditolak, berarti ya di terima. Penawaran anda pun tak harus menggebu-gebu seperti penjual obat di pasar. Tapi bisa sangat halus. Misalnya, anda cukup bercerita kalau memakai produk tersebut dan merasakan manfaatnya. Mudah kan?

Oh iya, yang penting lagi jangan pernah bosan melakukan penawaran. Karena biasanya jarang penjualan yang langsung berhasil pada penawaran pertama. Bahkan ada yang baru pada penawaran keempat atau kelima bisa berhasil.

Tiga langkah di atas merupakan dasar marketing. Praktekkanlah agar anda bisa segera mencicipi hasilnya. Baca juga 10 cara menjual produk lebih cepat!

Salam ACTION!   Sumber: www.jokosusilo.com

Jul 11 2010

Black Cummin (Habbatus Sauda)

Dalam sejarah Black Cummin (Habbatus Sauda) pertama kali ditemukan di kuburan Tutankhamen (Fir’aun), dan dalam kajian arkeologi Black Cummin memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan Mesir Kuno. Bahkan Black Cummin digunakan oleh Ratu Cleopatra untuk merawat tubuhnya sebagai bahan tambahan untuk mandi.

Referensi tertulis pertama tentang Black Cummin di buku Isaiah dalam Old Testament (Perjanjian Lama, Kitab Suci Nasrani dan Yahudi). Isaiah menjelaskan, “For the black cumin is not threshed with threshing sledge, nor is a cart wheel rolled over the cumin, but the black cumin

is beaten out with a stick, and the cumin with a rod”, (Isaiah 28:25,27 NKJV).

Black Cummin juga termasuk dalam daftar obat-obatan alamiah, dalam buku At-Tibb An-Nabawi (Pengobatan Cara Nabi) Nabi Muhammad SAW. pun telah merekomendasikan penggunaan Black Cummin/Habbatussauda untuk kesehatan, sebagaimana hadits; “Gunakanlah Habbatus Sauda (Black Cummin ), karena sesungguhnya di dalamnya terdapat obat bagi semua penyakit, kecuali kematian. “(HR. Bukhari dan Muslim). Kalimat Nabi “gunakanlah Habbatus Sauda” juga menganjurkan untuk pemakaian Black Cummin secara konsisten.

Untuk Pemesanan via sms ke 085334004969 (waluyo)

Jul 09 2010

Mengatasi Stroke dengan Buah Kurma

Kandungan kalorinya yang tinggi dan mudah dicerna oleh tubuh memang cocok kalau dikonsumsi saat berbuka puasa. Khasiat yang lebih istimewa, kurma dapat menurunkan risiko serangan stroke berkat tingginya kalium yang dikandungnya. Umumnya buah-buahan adalah sumber utama vitamin. Terutama vitamin C dan mineral. Kandungan energi atau kalorinya juga rendah, sebab lemak yang yang dikandungnya juga rendah. Namun ada pengecualian, misalnya kurma.

Kandungan lemak pada kurma juga bisa diabaikan. Namun, karbohidratnya yang tinggi membuat buah ini bisa menyediakan energi yang tinggi pula. Malah paling tinggi diantara keluarga besar buah-buahan. Keunggulan lainnya, kurma mengandung zat gizi, penting bagi fungsi tubuh, terutama jantung dan pembuluh darah, yaitu kalium. Fungsi mineral ini membuat denyut jantung makin teratur, mengaktifkan kontraksi otot serta membantu tekanan darah. Itulah mengapa kurma menjadi istimewa. Apalagi beberapa penelitian membuktikan, makanan tinggi kalium bisa menurunkan risiko serangan stroke.

Cukup lima butir sehari,
Penelitian di Kalifornia Utara , AS pada wanita dan pria di atas usia 50 tahun. Ternyata makin banyak makanan kaya kalium yang dikonsumsi biasanya makin kecil kemungkinan orang menderita stroke. Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya kalium (minimal 400 mg setiap hari) risiko fatal bisa diturunkan sampai 40%. Batas 400 mg itu terpenuhi dengan makan kurma kering sekitar 65 g saja atau setara dengan 5 butir kurma. Menurut Dr. Louis Tobian,Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University AS ,kurma juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, bagaimanapun kondisi tekanan darah seseorang. Ingat Stroke merupakan penyakit mematikan yang sampai saat ini belum ada obatnya.

Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukannya bahwa konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal. Keadaan ini membuat pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah. Memiliki aktifitas seperti aspirin. Selain kalium yang berguna bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, kurma juga mengandung salisilat. Zat yang dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau penghilang rasa sakit dan demam. Berdasarkan hal itu para pakar mengharapkan, dosis rendah salisilat dalam makanan yang di konsumsi secara kontinyu bisa juga meredakan sakit kepala.

Komposisi gizi,
Nilai gizi yang jadi andalan utama kurma adalah kandungan karbohidrat sederhananya alias gulanya yang tinggi. Kebanyakan varietas kurma mengandung gula glukosa (jenis gula yang ada dalam darah) atau fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan). Namun ada satu varietasnya yang bernama Deglet Noor yang tumbuh di Kalifornia hanya mengandung gula sukrosa (dikenal juga sebagai gula pasir). Sebagian besar zat gula yang terdapat pada kurma sudah diolah secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinamai fruktosa, zat ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh.

Dengan demikian akan menghasilkan tenaga yang tinggi, tanpa mempersulit tubuh untuk mengolah, mencerna dan menjadikannya sebagai gizi yang baik. Itu sebabnya mengapa kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan berbuka puasa ataupun sahur. Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr. David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit. Tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Makanya orang yang makan kurma cukup banyak pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan pangan ini juga kaya akan serat. Keunggulan kurma lainnya, mengandung berbagai vitamin penting. Seperti vitamin A, tiamin dan riboflavin dalam jumlah yang bisa diandalkan, serta niasin dan kalium dalam jumlah yang sangat andal. Selain itu buah ini juga memuat berbagai zat gizi lainnya, seperti zat besi, vitamin B1, asam nikotinat, serta serat (bukan zat gizi) dalam jumlah memadai. Zat gizi berfungsi membantu melepaskan energi, menjaga kulit dan saraf agar tetap sehat, serta penting untuk fungsi jantung. Kurma juga mengandung banyak mineral penting seperti magnesium, potasium dan kalsium yang sangat diperlukan oleh tubuh.
Serat yang terdapat dalam kurma berfungsi melunakkan usus dan mengaktifkannya, yang secara alami bisa mempermudah buang air besar. Dalam kurma juga terkandung semacam hormon (potuchsin) yang bisa menciutkan pembuluh darah dalam rahim; sehingga dengan demikian bisa mencegah terjadinya pendarahan rahim.

Jul 08 2010

Mengatasi Asma dengan Bio Nigell

Asma  adalah suatu gejala yang ditimbulkan oleh kelainan saluran nafas yang berupa kepekaan yang meningkat terhadap rangsangan dari lingkungan  sebagai pemicu. Pemicu gejala ini dapat berupa kelelahan pikiran (gangguan emosi), kelelahan jasmani, perubahan lingkungan hidup yang tidak diharapkan (cuaca, kelembaban, temperatur, asap (terutama rokok) dan bau-bauan yang merangsang), infeksi saluran nafas terutama penyakit influenza tertentu, dan reaksi alergi dari bahan yang terhirup atau dimakan.

Tingkat gejala kepekaan saluran nafas ini diawali dari gejala yang ringan (berupa pilek/bersin atau batuk yang sering berulang/kambuh) sampai dengan gejala yang berat berupa serangan asma (kesulitan bernafas). Keadaan ini sebenarnya ditandai adanya latar belakang reaksi alergi.

Timbulnya beberapa tingkatan gejala kepekaan yang terekam/bisa diutarakan oleh penderita biasanya diawali sejak masa kanak. Sekitar 50% gejala akan sembuh dengan sendirinya, walaupun pada suatu saat gejala ini akan muncul lagi pada tingkat gejala yang lebih berat yang sering diberi istilah asma. Sekitar 55-6-% penyakit alergi pernafasan in dapat diturunkan ke anak atau cucu dan sisanya diakibatkan karena adanya polusi lingkungan hidup yang kurang atau masih belum mendapatkan perhatian, karena itu gejala baru muncul setelah dewasa bukan karena merupakan hal yang aneh.

Penyebab Asma

Dasar permasalah pada penyakit asma terletak pada kelainan saluran nafas yang berpa proses reaksi/keradangan (akibat reaksi alergi) yang disebabkan oleh paparan bahan-bahan antara lain:
* Debu yang ada di dalam rumah yaitu debu yang berasal dari kasur kapuk (terutama yang sudah lama), karpet, sofa, pakaian yang disimpan lama di dalam lemari, langit-langit atap

rumah, buku-buku/kertas arsip yang lama, dll.
* Bahan makanan terutama jenis ikan laut, susu sapi, telur, coklat, kacang-kacangan, dll. (sedang kelompok bahan makann yang mempunyai ciri yang mengiritasi a.l. pedas, dingin, bergetah, rasa manis/asam, asin, dll. bukan penyebab tapi pemicu).
* Lingkungan hidup antara lain bulu yang berasal dari bahan pertanian (tepung sari, jerami, rumput-rumputan, ampas tebu, dll.), bahan yang berasal dari bulu dan kotoran unggas serta binatang piaraan.

Atasi Asma Dengan Mengkonsumsi Bio Nigell

Hubungi 085334004969 untuk pemesanan Bio Nigell atau anda order di
www.herbalbionigell.com

Jul 07 2010

Aku berkata-kata dengan fitrah jati diriku sendiri.

Dengan Empu-Nya nama Allah, Dzat Al-Ghayb Yang Mutlak Wujud-Nya, Ar Rahman Ar Rahim.
Aku berkata-kata dengan fitrah jati diriku sendiri.
Fitrah adalah asal kejadian. Fitrah adalah kesucian.
Jati diri adalah sirrun ma’nawiyun. Rasa yang bermakna.
Rasa yang didalamnya diisi Allah fitrah.
Diisi benih gaib sucinya manusia yang dicipta oleh Allah dari Fitrah-Nya.
Benih gaib sucinya manusia yang dipercikkan oleh Allah dari Nur Muhammad.
Nur Muhammad adalah Cahaya Terpuji-Nya Dzatullah.
Yang Cahaya dengan Dzat-Nya bagaikan kertas dan putihnya.
Bagaikan samudra dengan gelombangnya.
Bagaikan sifat dengan mausufnya.
Kekal menyatu dengan Dzat-Nya karena Nur Muhammad adalah Wajhullah.

Berpuluh ribu tahun lamanya jati diri manusia ini.
Yaitu rasa yang telah diperciki Nur Muhammad-Nya Ilaahi ini.
Pada martabat alam hakikatul insan di alam Dzar (Alam Cahaya Tuhan).
Yang dirasakan hanya satu.
Yakni merasakan betapa nikmat dan betapa indahnya menyaksikan Ada dan Wujud Dzat Yang Mutlak Wujud-Nya.
Yang karena di bumi tidak akan pernah ngejawantah, berfirman:
”Innani Ana Allah” dalam QS. Thaha ayat 14.
Sesungguhnya Aku ini adalah Aku (Dzat Al Ghayb yang nama-Ku) Allah.

Karena itulah maka Allah mengingatkan dengan firman-Nya, QS. Al A’raf ayat 172.
Bahwa ketika Allah (hendak) melahirkan anak keturunan Adam dari sulbi mereka, Allah mengambil kesaksian tehadap jati diri mereka dengan firman-Nya:
”Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Semua menjawab sama:
”Benar, kami semua menyaksikan Engkaulah satu-satuNya Tuhanku”

(Dikala itu memang yang nampak Wujud, Nyata dan Ada, memang hanya satu.
Yaitu Diri-Nya Dzat Yang Mutlak Wujud-Nya.
Selain-Nya belum ada).

Allah melakukan hal itu agar nanti pada hari kiyamat.
Hari manusia bangkit tegak kesadarannya.
Yakni ketika merasakan mati.
Sebab ketika masih berada di dunia yang pasti tidak penah bangkit kesadarannya.
Di gelapkan oleh mimpi-mimpi gelap.
Karena nafsu dan watak akunya yang menjadi komandan hidupnya.

Di hari kiyamat saat manusia benar-benar bangkit kesadarannya.
Tidak ada alasan mengelak dengan berkata:
”Sesungguhnya kami (anak keturunan Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap hal ini” (terhadap mengada-Nya Dzatullah Yang Al Ghayb Mutlak Wujud-Nya dan amat sangat dekat sekali dalam rasa hati, meliputi serta menyertai hamba-hambaNya sejagad raya).

Dalam QS. Ar Rum ayat 30 dengan firman-Nya Allah memberikan perintah.
Fa aqim wajhaka li ad-diini haniifa…
Fa aqim adalah fiil amar. Perintah. Dan perintah Allah apabila tidak dipenuhi, resikonya azab.

Maka hadapkan wajahmu (wajah lahir dan wajah batin) dengan lurus kepada ad Din (Nya Allah).
(Makna hakiki ad-din adalah al khudhu’ al mutlak. Berpasrah bongkokan secara mutlak kepada Allah, tanpa reserva).
(Tetaplah) atas Fitrah Allah yang telah menciptakan (fitrah jati diri) manusia dari Fitrah-Nya.
Tidak ada perubahan pada penciptaan Allah bahwa fitrah jatidirinya manusia dicipta Allah dari Fitrah-Nya.
Itulah agama yang lurus. (Hingga jedug/tembus dengan Diri-Nya Dzat Al-Ghayb Yang Mutlak Wujud-Nya.
Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Dari martabat hakikatul insan.
Fitrah jati diri manusia ditempatkan Allah dalam martabat alam arwah.
Fitrah jati diri manusia dimasukkan Allah ke dalam roh.
Martabat alam hakikatul insan dan martabat alam arwah, semua masih berada di alam Dzar. Alam Cahaya Tuhan.

Roh yang min amri Rabbi.
Roh yang adalah urusan Allah. Hak-Nya Allah. Milik-Nya Allah. Daya Kuat-Nya Allah.
Daya itu kebisaan (asal kata bisa) dan kepunyaan (asal kata punya).
Kuat itu kekuatan. Semua hak-Nya Allah.
Dimasukkannya fitrah jati diri manusia ke dalam martabat alam arwah ini maksud Allah agar Ruh Ilaahi yang menjadi sumber daya dan kuat mendorong dan mensemangati manusia untuk berniat dan bertekad kembali kepada asal kejadiannya.

Namun ketika diberi kesempatan diuji dengan wujudnya jiwaraga  di dalam kehidupan dunia, berbalik 180 derajad.
Daya dan kuat yang itu sumbernya dari Ruh-Nya Ilaahi dijadikan untuk habis-habisan memburu uceng tetapi benar-benar kehilangan deleg.
Uceng adalah simbul nikmat pemberian Allah.
Apakah itu nikmat bangsa dunia apakah itu nikmat bangsa akherat.
Pamrihnya yang ingin diperoleh dan dinikmati.
Tetapi kepada deleg sebagai simbul Diri-Nya Dzat Al-Ghayb Yang sumber segala.
Sang Pemberi nikmat.
Sama sekali tidak butuh.
Sedang hal demikian diancam oleh firman Allah.
”Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharap (tidak berkehendak) bertemu dengan Kami, merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa cukup tenteram dengan kehidupan dunia itu;
dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
mereka itu tempatnya adalah neraka disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan (QS. Yunus ayat 7 dan 8).
Wa dhahiruhu min qibalihil azab. (QS. Al Hadid: 13).
Hidupnya hanya mengikut kepentingan-kepentingan yang lahir saja.
Dikomandani nafsu dan watak akunya.
Maka azablah yang pasti diperolehnya.
Karena sama sekali tidak berkehendak bertemu Tuhannya.
Oleh Allah dibiarkan bergelimang dengan kesesatannya. (QS. Yunus: 11).

Dari martabat alam arwah oleh Allah lalu ditempatkan pada martabat alam mitsal.
Masih berada di alam Dzar. Berada di alam Cahaya Tuhan.
Dan apa yang ada di alam mitsal ini.
Semua akan terstruktur dalam diri manusia di dunia.
Misalnya tentang firman Allah yang menawarkan amanahnya kepada langit, bumi, dan semua gunung.
Mereka semua menolak takut resikonya sekiranya tidak bisa memenuhinya.
Kemudian manusia-lah yang bersedia memikulnya.
Dan kesediaan manusia memikul amanat-Nya ini, oleh Allah tidak dipuji.
Justru malah divonis: ”Innahu kaana dzaluman jahula” (QS. AL Ahzab 72).

Manusia yang bersedia memikul amanah Allah, ketika itu.
Masih dalam keadaan sebagaimana difirmankan Allah dalam QS. Al Insan ayat 1.
”Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dan satu masa,
sedang ketika itu dia belum merupakan sesuatu yang dapat disebut”.

Itulah sebabnya mengapa bersedia memikul amanat Allah.
Sebagai mahluk, sama sekali tidak mengetahui bahwa akan diproses Allah dalam kehidupan berjiwaraga dengan dunia sebagai ujiannya.
Dan bentuk ujiannya sungguh sangatlah berat.
Sebagaimana difirmankan Allah dalam QS. Ali Imran ayat 14.
”Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa saja yang diingini.
Yaitu: wanita (dan juga sebagai simbul keterpesonaan yang menghanyutkan).
Anak-anak, harta yang melimpah dari jenis emas dan perak, kuda pilihan (lambang status sosial), binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia (yang diburu dan dikejar habis-habisan dengan berbagai macam cara dan jalan, dituhankan).
Ayat yang menjadi penutupnya sama sekali dilenyapkan.
Dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik.

Manusia dengan ujian dunia ternyata juga (yang banyak) tidak pernah menyadari telah divonis Allah Innahu kaana dzaluman jahula. Benar-benar jahil dan benar-benar bodoh.
Watak dan pandangan hidup yang menyertainya justru melebihi batas.
Karena memandang dirinya serba cukup. (QS. Al ’Alaq: 6-7).
Tanpa dengan Tuhan Dzat Yang Maha Mutlak Wujud-Nya dan dekat sekali yang mestinya mudah diingat-ingat dan dihayati dalam rasa hati.
Telah merasa cukup.
Merasa telah cukup bisa dan cukup mengerti.
Mengatur dan mengelola garapan dunia tanpa Tuhan Yang menciptakan.

Pada martabat alam mitsal yang akan terstruktur di dalam diri manusia di dunia.
Misalnya adalah ketika Allah mengumpulkan para malaikat-Nya.
Oleh karena Dia adalah Dzat Yang Al-Ghayb Yang sama sekali tidak akan pernah ngejawantah di muka bumi.
Padahal Ada dan Wujud-Nya Dzat Yang AL-Ghayb itu mau-Nya Allah supaya dima’rifati sebagai Hak Mutlak-Nya.
(Awwalu wajibin ’ala al insan ma’rifatullah bistiqan).
Sebenarnya kewajiban yang pertama bagi manusia itu adalah mema’rifati (mengenal dan mengetahui) Diri-Nya Allah Dzat Al-Ghayb dan dekat sekali, seyakin-yakinnya.
Tempat asal fitrah jati diri manusia dicipta oleh-Nya dan tempat kembalinya.
Dan bagaimana jalan lurus yang harus ditempuh untuk dapat selamat kembali kepada-Nya.
Maka Allah berfirman kepada semua malaikat-Nya bahwa untuk hal di atas Allah akan membuat wakil di bumi.

Para Malaikat yang semula mempertanyakan mengapa memilih wakilnya di bumi berupa manusia yang perbuatannya hanya membuat kerusakan di bumi dan saling menumpahkan darah.
Dijawab Allah Aku lebih mengerti dari pada kamu.
Para Malaikat yang memang dikehendaki Allah taat.
Dengan rela menerima perintah-Nya supaya sujud kepada wakil-Nya.
Sujud dalam pengertian menghormati dan menghargai.
Kecuali iblis…
Dan iblis yang dicampakkan oleh Allah dan ditetapkan sesat ini.
Tidak berhenti disitu. Bahkan menentang dihadapan Allah dan sesumbar:
”Yaa Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (indah dan benar perbuatan yang sebenarnya sama sekali salah di hadapan Allah) di muka bumi,
dan pasti aku (dengan sangat mudah) akan menyesatkan mereka semuanya.
Kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka”.
(QS. Al Hijr: 28-40).

Dalam sebuah hadits qudsi Junjungan Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Al Ikhlasu sirri min sirri.
Ikhlas itu adalah rahasia rasa daripada rasa yang merasakan indahnya Ada dan Wujud-Ku.
Istauda’tuhu qalba man uhibbu min ’ibaadi.
Hanya Aku letakkan di dalam hatinya orang yang Aku cintai di antara hamba-hambaKu.

Martabat alam mitsal yang terstruktur  dalam diri manusia.
Di dalam diri manusia, di dalam dadanya.
Ada dua hati. Hati sanubari dan hati nurani.
Di dalam QS. Al Ahzab ayat 4 Allah berfirman:
Bahwa Allah sekali-kali tidak akan menjadikan (berfungsinya) bagi seseorang dua buah hati dalam rongga (dadanya).

Hati itu adalah hati sanubari dan hati nurani.
Hati sanubari dibuat Allah dari secuil daging sebesar daun semanggi
dibelah dua nempel di tulang rusuk terakhir kira-kira dua jari di bawah susu kiri.
Karena dijadikan Allah dari secuil daging, maka yang dikembang suburkan adalah peradaban daging. Nafsu bangsa hewan. Menjadilah hewan yang berakal.

Hati sanubari ini markasnya nafsu lawwamah.
Arti lawwamah menyesal.
Selama menjalani kehidupan dunia hanya menurut kemauan hati sanubari akan menyesal. Menyesal selama-lamanya sewaktu-waktu mati yang pasti ditemui dan dirasakan.
Ingin kembali ke dunia meluruskan salahnya, dihalangi.
Sebab jasad yang mestinya sebagai tunggangan mengamalkan kebenaran mutlak-Nya Allah telah hancur dikubur.
Nasi telah menjadi bubur. Sesal kemudian tidak berguna.

Bala tentaranya nafsu lawwamah ini ada yang wataknya seperti iblis.
Abaa wastakbara. Ana khairun minhu. Memandang dirinya lebih baik dari siapapun bahkan meskipun terhadap utusan Allah. Karena itu arogan. Sombong. Takabur. Semuci. Melebihi batas. Serakah angah-angah. Senang mencari aib orang lain. Mencela. Menghina sesama dsb-dsb.
Hanya bisa dilerepkan (dilenyapkan) oleh dzikir itsbat.
Dzikir yang menetapkan di dalam rasa hati bahwa Yang Wujud dan Yang Ada hanyalah Diri-Nya Dzatullah Yang Al-Ghayb dengan cara selalu diingat-ingat dan dihayati dalam rasa hati.
(Maksud kalimah itsbat: illa Allah).

Dan apabila hati sanubari yang berkuasa di dalam dada.
Yang ada adalah sebagaimana firman Allah dalam QS. An Naas ayat 4-6.
Jahatnya (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.
Yang membisikkan kejahatan di dalam dada manusia.
Dari jin dan manusia.

Iblis adalah mahluk dari golongan Jin. (QS. Al Kahfi: 50).
Dan manusia yang min nutfah dicipta akan tetapi ternyata hanyalah menjadi penentang yang terang-terangan.
Penentang kehendak Allah. Penentang perintah-perintahNya. Penentang petunjuk-Nya.
Hal yang oleh Allah disebut jahat.

Dan selama hati sanubari yang menjadi markasnya nafsu lawwamah yang berkuasa.
Maka hati nuraninya dengan sendirinya sama sekali tidak akan pernah berfungsi.

Hati nurani adalah hati yang oleh Allah dibuat dari cahaya.
Dari Cahaya Terpuji-Nya Dzatullah.
Letaknya tepat ditengah-tengah dada. Tandanya deg-deg.
Tidak bisa dilihat oleh mata kepala.

Hati nurani ini manakala berfungsi.
Melaksanakan bagusnya kewajiban syareat (yang menjadi kewajiban jasad), diniatkan untuk berjalan menuju kepada Tuhan sehingga sampai.
Ingat, syareat akar katanya syara’a.
Artinya membentuk jalan menuju kepada sumber.
Sumber segala sumber adalah Diri-Nya Ilaahi Dzat AL-Ghayb Yang Mutlak Wujud-Nya.

Karena itu kewajiban hati nurani ini adalah melaksanakan tarekat.
Tarekat itu jalan.
Jalan menuju kepada Allah sehingga sampai.
Karena yang dituju Tuhan, maka hati ini harus selalu ingat kepada yang dituju.
Karena itu seyakinnya harus memiliki ilmu mengenal dan mengetahui Diri-Nya Ilaahi Dzat yang Al-Ghayb dan dekat sekali, Meliputi dan Menyertai.

Hati nurani yang dibuat Allah dari cahaya sama dengan para malaikat-Nya yang juga dibuat Allah dari cahaya. Cahaya Terpuji-Nya Allah sendiri.
Adalah sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya:
”Kalau sekiranya syaitan itu tidak mengerumuni hatinya anak cucu Adam, pastilah mereka dapat menyaksikan para Malaikat-Nya Allah di langit”.
Demikian halnya firman Allah dalam QS. An Nisa’ ayat 83:
Kalau sekiranya kamu tidak Aku tarik dengan fadhal dan rahmat-Ku, pastilah kamu mengikut syaitan, kecuali sedikit.

Hati yang tidak dikerumuni syaitan kemudian hidupnya tidak habis menjadi pengikut syaitan apabila hati nuraninya berfungsi.

Dari martabat alam mitsal oleh Allah lalu dimasukkan ke dalam martabat alam ajsam.
Masih berada di alam Dzar. Di alam Cahaya Tuhan.
Yakni ketika bakal manusia diproses Allah di perut ibunya.
Dalam sebuah haditsnya Junjungan Nabi Muhammad SAW bersabda.
Bahwa proses itu selama 40 hari berupa air. 40 hari lagi berupa segumpal darah. 40 hari kemudian berupa segumpal daging. Kemudian dimasukkan Ruh-Nya Allah kedalamnya, dan ditetapkan sekali tulisan tentang rezkinya, umurnya, ajalnya dan tentang nasib baik dan buruknya, oleh Allah.

Dan agar manusia menyadari zalimnya, bodohnya, apesnya, hina dinanya, al faqirnya, tidak ada apa-apanya hingga bangkit kesadarannya butuh kepada Tuhannya Yang tidak pernah apes. Tidak mempunyai kekurangan suatu apa, segala-galaNya, agar menjadi tempat bergantung dan berpasrah diri, maka Junjungan Nabi meneruskan sabdanya:
”Sesungguhnya salah satu di antara kamu sungguh telah mengamalkan amal perbuatan ahli surga sehingga antaramu dan surga tidak ada satu hasta, tetapi tulisan telah menetapkan bahwa kamu adalah ahli neraka, lalu mengerjakan perbuatan ahli neraka, maka masuklah kamu ke dalamnya.
Begitu juga sebaliknya. Sesungguhnya di antara kamu telah mengamalkan amal perbuatan ahli neraka sehingga antaramu dan neraka (saking dekatnya) tidak ada satu hasta, akan tetapi tulisan telah menetapkan bahwa kamu ahli surga, lalu mengamalkan amal perbuatan ahli surga, maka masuklah kamu ke dalamnya”.

Karena itu kepada ahli ’arif billah diajarkan bahwa siapa yang benar lalu mengaku dan merasa benar itu derajatnya lebih rendah dibandingkan dengan orang salah lalu sadar mengakui salah.

Orang yang benar dan kemudian merasa dan mengaku benar, mandeg disini. Bahkan penyakit bangga dan takabur akan menghiasi watak dan perilakunya. Tidak akan dijadikan lapang dada. Tidak bisa menerima kenyataan dan masukan dari lainnya.
Sedang yang salah lalu mengaku salahnya, akan terjadilah proses memperbaiki dan membangun diri. Koreksi diri. Mawas diri. Instrospeksi diri akan berjalan seiring dengan ridha dan maghfirah-Nya Allah Swt.

Martabat berikutnya (terakhir) adalah martabat insan kamil. Tetap berada di alam Dzar. Alam Cahaya Tuhan. Sebab batinnya insan kamil (hati nurani roh dan rasanya) selalu berada di situ. Berada di dalam Cahaya Terpuji-Nya Dzatullah. Meski tetap sebagaimana layaknya manusia biasa.
Hati nurani, roh dan rasanya dibuka Allah seyakinnya mengetahui dan telah menjelajah mulai dari Martabat Alam Ahadiyat. Martabat Alam Wahdat. Martabat Alam Wahidiyat atau martabat hakikatul insan. Martabat Alam Arwah. Martabat Alam Mitsal dan Martabat Alam Ajsam.

Ungkapan di atas aku sandingkan  dengan tulisan Syeh Fadhlullah dalam risalah At Tuhfah Ar Ruh Ila An Nabi tentang martabat tujuh.

Sekali lagi ini adalah ungkapan dan tulisan.
Perihal diriku yang berkata-kata dengan fitrah jati diriku.
Adapun apabila kemudian ada yang tersentuh,
Semata-mata adalah Siliring Qudratullah.
Sebab diriku tetap saja sebagai hamba-Nya yang al-faqir.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes

Alibi3col theme by Themocracy